SMKN 11

SMKN 11
SMKN 11

Selasa, 29 November 2011

GOWES BARENG SAMBIL OPRASI SEMUT DI TAMAN BUNGKUL SURABAYA


Minggu, 30 oktober 2011 lalu siswa siswi SMK N 11 surabaya beserta bapak serta ibu guru mengadakan GOWES bareng di taman bungkul Surabaya masih dalam rangka ikut memeriahkan hari Sumpah Pemuda . Berkumpul di sekolah mereka tercinta yaitu SMKN 11surabaya pukul 05.30,  mereka sudah siap untuk melancarkan aksinya  Eits, sebelum berangkat pose dulu haha. 

Lengkap dengan atributnya seperti bendera yang melambangkan SMKN 11 (sebenarnya sisa bed yang ditemukan di kopsis beberapa poster, kantung pelastik untuk memungut sampah di sepanjan perjalanan mereka nanti, serta tak lupa kamera pastinya. Hehe.
Dan, rombongan siswa peduli lingkungan inipun berangkat, dengan wajah ceria dan sumringah mengayuh sepeda sembari sesekali bercanda tawa. Sesekali mereka berhenti di suatu tempat sepanjang perjalanan untuk memungut sampah yang ada serta beristirahat sejenak.
Sesampainya di taman bungkul Surabaya kelompok peduli lingkungan inipun melancarkan aksi mereka yang sudah sejak lama mereka rencanakan itu. Pertama mereka memarkir rapih sepeda mereka, lalu mereka berkeliling ke sekitar area taman bungkul untuk melakukan oprasi semut. Sesekali terdengar suara dari ketua kelompok lingkunga kita “Bachrul Ulum” meneriakkan selogan-selogan tentang lingkungan saat berjalan mengambili sampah. “bapak-bapak ibu-ibu, marilah kita jaga lingkungan kita. Buanglah sampah pada tempatnya,jika kita bisa

~Operasi semut jalan terus ~


SMKN 11 surabaya, program operasi semut yang sudah di jalankan semenjak adanya program Eco School ini masih terus berjalan.
Setiap harinya tim anggota lingkungan bergilir untuk melakukan piket oprasi semut. Tanpa rasa segan mereka mengambili sampah-sampah pelastik untuk mereka jual,dan daur ulang, uang hasil penjualan ini rencananya mereka buat untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Setiap harinya mereka bergiliran untuk piket dan setelah anggota piket mengambili sampah plastic di sekitar SMKN 11 , tugas selanjutnya diemban oleh tim pengolahan limbah/ daur ulang untuk memilah sampah tersebut.
Hingga kini program tersebut terus berjalan. Diharapkan hingga kedepannya program ini terus berjalan, dan mendapat dukungan lebih dari bapak-ibu guru serta teman-teman, dan warga sekolah yang lainya, supaya mereka juga ikut andil dalam kegiatan ini. Membantu para anggota tim lingkungan dengan cara membuang sampah sesuai jenisnya ke tempat-tempat sampah yang telah di sediakan , antara lain tempat sampah organic, non organic, dan B3 untuk bahan kimia berbahaya.













TIM PENGKOMPOSAN TAMBAH LUBANG BIOPORI DAN SOSIALISASI KOMPOS KE KANTIN







Program pertama tim pengkomposan yaitu menambah lubang biofori, kegiatan ini dilakukan pada tanggal 24 oktober 2011, di  depan bengkel  tekstil. Di bantu guru pembimbing program lingkungan kami yaitu bu.Mintarsih, dengan semangatnya tim pengkimposan membuat satu persatu lubang tersebut. Sedikit kendala yang di alami yaitu pada tanah di dekat pohon beringin, saat di gali banyak kain-kain yang tertimbun di dalamnya. Kerenanya, tim kami memutuskan untuk berpindah tempat yang lain. Setelah membuat lubang biofori, hal selanjutnya yang di lakukan adalah mengisinya dengan sampah-sampah daun kering. “di usahakan setiap beberapa hari sekali kalian menambah lubang biofori minimal 1 tiap kali membuat” ucap bu.mintarsih, seperti hari ini, rabu, 9 November 2011, tim pengkomposan menambah 2 lubang lagi di taman depan kantor guru.
Program selanjutnya, adalah  mensosialisasikan program pengkomposan melalui keranjang  takakura di kantin SMKN 11. Kendala yang di temui saat ini yaitu masih kurangnya kesadaran dari para penjual di kantin untuk membantu mensukseskan program pengkomposan ini, meskipun sudah di sosialisasikan tetapi saat di cek oleh anggota pengkomposan keranjang takakura yang sudah di sediakan masih tidak diisi dengan sampah sisa makanan sama sekali. “memang menumbuhkan kesadaran dari mereka itu harus bertahap, semua ada prosesnya” ujar Pak.Selamet Riyadi, salah satu Pembina Eco School SMKN 11.
Diharapkan, selanjutnya kesdaran dari seluruh warga sekolah akan pentingnya menjaga lingkungan lebih baik. Mungkin yang mereka tahu sampah bukanlah hal yang penting, tetapi bila di manfaatkan dengan baik, sebenarnya sampah itu bisa menjadi suatu hal yang bermanfaat.

PEMANTAUAN DARI TIM “TUNAS HIJAU” SURABAYA DI SMKN 11


Surabaya, 21 oktober 2011, SMKN 11 mendapat kunjungan dari salah satu anggota tim TUNAS HIJAU dalam rangka pemantauan yang ke-3, para anggota tim lingkunganpun dikumpulkan di salah satu ruangan SMKN 11 tepatnya di ruang 3. Dalam kunjungan ini siswa/I anggota tim LINGKUNGAN (eco school) disarankan untuk membentuk kelompok-kelompok kecil, guna lebih memfokuskan diri pada kegiatan dari masing-masing kelompok. Kelompok yang di bentuk antara lain, tim jurnalis, tim pengkomposan, tim penghijauan, tim bebas asap,dan tim pengolahan limbah. Masing-masing kelompok di wajibkan untuk mempunyai program mereka kedepan, misal, acara GOWES yang diusulkan oleh tim bebas asap, dll.
Setelah terbentuk kelompok-kelompok kecil, tim dari tunas hijau, mengajak seluruh tim lingkungan yang hadir pada saat itu untuk berkeliling SMKN 11 guna melihat keadaan lingkungan di sekolah kita ini.
Tempat pertama yang dituju adalah taman di depan bengkel tekstil, disana kita di arahkan untuk menmasang-masangkan tong-tong sampah. Tempat selanjutnya yang dituju adalah taman depan kantor guru, disana masing-masing kelompok berkumpul sesuai kelompoknya, untuk mendiskusikan program kerja mereka, salah satunya tim pengkomposan yang mendapat sosialisasi cara membuat kompos dari keranjang takakura, serta  dari lubang biofori, bahkan saat itu ibu kepala sekolah kita ikut turun tangan membuat lubang biopori loh . kelompok jurnalis juga mendapatkan pengarahan dari tim tunas hijau tentang program mereka kedepan.
Di harapkan setelah ada pemantauan dari tim tunas hijau ini kedepannya program dari tim lingkungan SMKN 11 menjadi lebih baik.





Senin, 28 November 2011

Workshop Ke-2 ECO-School


Surabaya – Demi melancarkan aksi Cinta Lingkungan, pada tanggal 25 November 2011, para tim lingkungan yang mengikuti Workshop Ke-2 di gedung Bapekko Surabaya. Mensosialisasikan tentang Kebersihan Lingkungan di SDN Ketabang 1 Surabaya. Disana mereka mengajak bermain dan memberi pengetahuan mengenai cara menjaga lingkungan dengan baik, seperti membuang sampah pada tempatnya, dan memilah sampah.
Sosialisasi di SDN ketabang 1 surabaya










Dengan cara yang unik, mereka menyampaikan pesan peduli lingkungan bukan hanya dengan kata kata, akan tetapi juga dengan Permainan dan lagu yang menarik bagi anak-anak.  “Para murid disini sangatlah senang, karena acara-mya tidak garing,” kata Laras, salah satu pembimbing sosialisasi yang berasal dari SMA 18 Surabaya. Pembimbing terbentuk dari peserta Workshop kedua ECO-School.
Banyak kendala yang ditemui saat melakukan sosialisasi di sekolah tersebut, diantara-nya isi tong sampah yang terkesan ‘semrawut’ sehingga dalam menjelaskannya diperlukan pemilahan lagi. Diharapkan dengan sosialisasi tersebut, para murid di SDN ketabang 1 bisa lebih peduli terhadap lingkungan disekitar mereka. “Dengan ada-nya sosialisasi ECO-School ini, para murid bisa belajar cara memilah sampah yang benar,” tutur Pak Jumali, guru di SDN ketabang 1

Anak anak menyanyikan lagu bertema lingkungan
Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan respon dari para siswa sangat baik. ”Saya senang sekali acara ini, teman teman saya-pun semua bersenang-senang sambil belajar,” komentar Dicky, salah satu siswa SDN Ketabang 1 Surabaya. Tentunya dengan acara yang disambut baik ini, semoga Surabaya dapat menjadi kota yang bersih dan warga-nya mampu menjaga lingkungan.